BASIC AUTO CAD
S.O.W.A. (School of Woman Architects)
HARI 2 (90 MENIT)
PENGENALAN FITUR DASAR AUTO
CAD BAGIAN 2
1. LAYER
Fungsi Layer. Fungsi utama layer adalah
untuk mengelompokkan object yang diperlukan dalam satu kesatuan.
Membuka layer properties. Untuk membuat layer, hal
yang diperlukan adalah membuka box layer properties dengan perintah LA
enter/spasi.
Membuat daftar layer. Langkah selanjutnya yang
harus dilakukan setelah membuka layer properties adalah membuat daftar layer
sesuai dengan kebutuhan. Standar layer yang biasa digunakan adalah: as,
dinding, kolom, hatch, furniture, kusen, dimensi, notasi & elevasi. Hal ini
sifatnya tentatif sesuai dengan kebutuhan gambar.
Membuat layer. Setelah memiliki daftar
layer, langkah selanjutnya adalah membuat layer yang ada di dalam daftar dengan
menekan ALT N (atau simbol kertas dengan bintang di sudut kanan atas) di atas
tabel layer, tulis name (nama layer), set color (warna), set linetype (tipe
garis, menerus atau menggunakan variasi dot (.) dan dash (-)), set lineweight
(ketebalan garis).
Menggambar object sesuai
dengan layer yang diinginkan. Cara pertama dpat dilakukan dengan memilih layer
yang akan digunakan untuk menggambar pada tools layer yang ditandai dengan
persegi panjang warna putih dengan gambar lampu, matahari, roda gigi, gembok,
dan box putih. klik segitiga hitam sehingga daftar layer terlihat, kemudian
klik layer yang akan digunakan. Mulailah menggambar, maka warna gambar akan
sesuai dengan layer yang dipilih. Cara kedua adalah dengan memilih obect baik
dengan cara mengklik ataupun memblock dengan mouse, kemudian pilih layer yang
diinginkan.
Mengcopy layer dan hatch
dengan fungsi MA. Ketik MA enter/spasi. PIlih layer/hatch yang ingin dicopy, kemudian
klik/ block pada object yang diinginkan. Line untuk Line, Hatch untuk Hatch.
latihan:
Buatlah denah wardrobe legkap dengan layer dengan
ukuran 3x3 m, tebal dinding 15 m terdiri dari 2 cm plesteran dan 11 cm hatch
bata. Kolom ukuran 15x15 cm pada keempat sudut. Terdapat 2 buah lemari
berukuran (60x200 cm) & 2 buah pintu (5x85 cm) di dinding bagian kiri dan
kanan wardrobe. Buat Meja berukuran 165x60 cm di antara dua lemari. Buat 2 buah
lingkaran sembarang sebagai object di atas meja. Buat juga baju berupa persegi
panjang ukuran 1 cm x 50 sm di dalam lemari. Buat kursi dengan ukuran 50x50 cm
sebagai pelengkap. Gambar dapat dilihat pada contoh terlampir. Buatlah semirip
mungkin.
2. TEXT, NOTASI, DAN ELEVASI
Menggunakan fungsi text. Unntuk membuat text, gunakan
perintah TEXT enter/spasi, klik di tempat yang diinginkan, masukkan tinggi
text, masukan sudut text (jika ada), jika tidak masukkan angka 0, kemudian
enter dan ketik text yang ingin dibuat. Setelah selesai, klik atau tekan enter.
Untuk mengedit text, double klik pada text atau klik kanan pada text kemudian
pilih properties.
Latihan:
Buatlah 5 sembarang text dengan tinggi 10 cm.
Mengenal Notasi. Notasi merupakan keterangan
gambar berupa nama ruang, furniture, maupun material. Untuk membuat notasi,
gunakan fungsi text seperti yang sudah dijelaskan di atas.
Latihan:
Buatlah notasi ‘wardrobe’ untuk denah wardrobe yang
sudah dibuat pada latihan 1.
Mengenal Elevasi. Elevasi merupakan keterangan
ketinggian ruang. Untuk membuat elevasi, gunakan fungsi text seperti yang sudah
dijelaskan di atas. Untuk elevasi di bawah 0.00 diawali dengan tanda – (minus),
untuk elevasi di atas 0.00 diawali dengan tanda + (plus) sedangkan elevasi
tepat di 0.00 ditandai dengan tanda + (plus minus) yang dapat diketik
dengan menggunakan toolbar symbol maupun manual menggunakan tanda +, di block,
kemudian menggunakan CTRL U untuk memberi garis bawah.
Latihan:
Buatlah elevasi ‘+ 0.00’ untuk denah wardrobe
yang sudah dibuat pada latihan 1.
3. DIMENSI
Membuat Dimensi. Dimensi digunakan untuk
memberikan keterangan ukuran. Cara pemberian dimensi ada 2 cara, yaitu as ke as
(dimensi yang diukur dari titik tengah/as object) dan dimensi bersih (diukur
dari tepi ke tepi object). Untuk memberi dimensi, dapat menggunaka perintah
berikut: DIMLINEAR enter/spasi (untuk dimensi lurus), DIMALIGNED enter/spasi (untuk
dimensi diagonal0, DIMRADIUS enter/spasi (untuk dimensi jari-jari lengkungan). Untuk mengedit dimensi, klik kanan dan pilih properties kemudian edit sesuai keinginan.
Latihan:
Buat sembarang persegi sebagai object. Beri dimensi
dengan perintah DIMLINEAR & DIMALIGNED.
Buat sembarang lingkaran sebagai object. Beri
dimensi dengan perintah DIMRADIUS.
Lengkapi dimensi denah yang sudah dibuat pada
latihan 1.
4. SKALA & PLOT
Membuat Skala. Skala merupakan ukuran di
gambar berbanding dengan ukuran yang riil. Skala yang biasa dipakai dalam
gambar arsitektur ada 2 jenis, Skala numerik dan Skala Garis. Contoh skala
numerik adalah 1:100 yang berarti 1 cm di peta sama dengan 100 cm di kondisi
riil. Contoh skala garis biasanya digambarkan dengan garis hitam putih
dilengkapi angka di ujung garis. Panjang garis mewakili panjang garis di gambar
dan angka di masing-masing ujung garis mewakili kondisi riil.
latihan:
Buatlah skala numerik untuk denah wardrobe yang
sudah dibuat dengan menggunakan fungsi text.
Buatlah skala garis untuk denah wardrobe yang sudah
dibuat dengan menggunakan fungsi rectangle, hatch, dan text.
Contoh skala numerik dan garis dapat dilihat pada
gambar denah wardrobe terlampir.
Plot file ke Pdf. Untuk mengeprint file cad,
biasanya yang harus dilakukan adalah mengeksport gambar terlebih dahulu dalam
format pdf sehingga mempermudah apabila akan mengeprint ke rental. Langkah
pertama yang harus dilakukan adalah membuat rectangle sesuai dengan ukuran
kertas, misalnya untuk kertas A4 29.7 cm x 21 cm. Copy gambar ke kertas.
Apabila gambar tidak mencukupi, scale kertas 2 kali lebih besar (A3). Apabila
gambar terlalu kecil, scale kertas ½ dari ukuran asli (A5). Jangan scale gambar
karena dimensi menjadi tidak rapi. Setelah selesai menata gambar pada kertas,
CTRL P untuk mengeplot, pada printer/plotter name pilih dwg to pdf, pada plot
syle table (pojok kanan atas) pilih monochrome (apabila print tanpa warna) atau
none bila ingin mengeprint sesuai warna layer. Pilih paper size sesuai yang
diinginkan, pada plot area, pilih window, pilih bidang yang ingin di plot, beri
check pada center to the plot. Pada plot scale, pilih fit to paper (apabila
ukuran kertas sudah sesuai), atau tuliskan skala secara manual. Langkah
berikutnya, tekan apply to lay out, kemudian ok, beri nama file, kemudian ok.
Latihan:
Plot ke pdf denah wardrobe yang sudah dibuat dengan
skala 1:50 untuk kertas ukuran a4.
5. TRACING OBJECT
Menggunakan metode tracing. Metode tracing digunakan
apabila data gambar yang dimiliki tersedia dalam bentuk foto dalam format JPEG.
Cara melakukan tracing adalah dengan mengcopy gambar pada lokasi file dengan
menekan CTRL C, kemudian paste dalam auto cad dengan menekan CTRL V, klik di
sembarang tempat, ENTER 2X. Kemudian tracing gambar dengang menggunakan fungsi
LINE (untuk garis lurus) atau ARC (untuk garis lengkung secara manual). Setelah
selesai, sesuaikan ukuran garis yang ada di auto cad dengan ukuran garis yang
ada di gambar yang ditrace dengan menggunakan fungsi scale hingga mendekati
ukuran asli. Hapus gambar JPEG yang dicopy ketika sudah selesai.
Latihan:
Copy sembarang denah ruang dalam bentuk JPEG ke
dalam auto cad. Jiplak denah dengan metode tracing. Scale sehingga ukuran denah
sesuai dengan denah dari gambar yang dicopy.
6. MIRROR & EXPLODE
Menggunakan fungsi Mirror/
cermin. Ketik
MI enter/spasi, pilih object yang akan di mirror, pilih titik acuan, tarik garis
sebagai sumbu cermin, tekan enter/spasi. Ketik Y apabila ingin menghapus object
asal, atau ketik N apabila tidak ingin menghapur, kemudian tekan enter/spasi untuk
mengakhiri perintah.
Latihan:
Buat sembarang persegi panjang dengan menggunakan fungsi
REC sebagai object. Mirror gambar sesuai dengan keinginan. Lakukan hingga terbiasa.
Menggunakan fungsi Explode. Ketik explode enter/spasi, pilih
object kemudian tekan enter/spasi untuk memecah object.
Latihan:
Buat sembarang persegi panjang dengan menggunakan fungsi
REC sebagai object. Explode persegi panjang tersebut. Lakukan hingga terbiasa.
Apabila ingin mengutip
tulisan ini, mohon cantumkan format kutipan berikut:
SOWA (School of Woman Architects), 2018. PENGENALAN FITUR DASAR AUTO CAD BAGIAN 2, SOWA (School of Woman
Architects), Pekanbaru, Indonesia.
LINK MATERI SEBELUMNYA BAGIAN 1
LINK MATERI SEBELUMNYA BAGIAN 1

Komentar
Posting Komentar