Langsung ke konten utama

[JUNE 2018] SOWA TOUR 2 – Azzahra Gerai Oleh-oleh dan Klinik UMKM by Caraka Corp, Pekanbaru


Tanggal 6 Juni 2018 yang lalu, SOWA mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi Azzahra Gerai Oleh-oleh dan Klinik UMKM by Caraka Corp yang berlokasi di Jl. Rajawali No. 5, Sukajadi, Pekanbaru. Bagi pengunjung yang membawa kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak perlu khawatir karena tersedia tempat parkir yang cukup luas. Walaupun datang cukup terlambat, SOWA tetap disambut dengan hangat. Tidak ingin menyia-nyiakan waktu yang sudah terbuang, SOWA langsung berbincang dengan Kak Alfa, selaku perwakilan dari Azzahra Gerai Oleh-oleh dan Klinik UMKM by Caraka Corp di salah satu sudut gerai yang nyaman dan penuh pemandangan lezat. Kenapa lezat? Karena didominasi oleh makanan dan minuman :D. Kalau saja SOWA tak ingat sedang berpuasa, pasti langsung disikat, hihihi. Selain produk berupa makanan dan minuman, juga terpajang aneka kerajinan tangan khas Riau. Bagi yang penasaran silakan langsung cek ke sana saja, ya.

Gambar 1. Salah satu sudut imut di Azzahra, tempat SOWA mengobrol dengan Kak Alfa

Ketika Sowa menanyakan tentang konsep dari Azzahra Gerai Oleh-oleh dan Klinik UMKM by Caraka Corp, Kak Alfa menerangkan bahwa Azzahra merupakan wadah bisnis yang terintegrasi, pada khususnya, bisnis yang lebih mengedepankan ekonomi kerakyatan. Azzahra memiliki produk dari berbagai tenant yang merupakan hasil temuan dari Caraka corp maupun sebaliknya, yaitu tenant dengan sendirinya menemukan Azzahra. Hal ini karena basic Caraka Corp adalah event, khususnya pariwisata yang berbasis kuliner, kerajinan tangan, dan fashion, sehingga banyak menemukan di lapangan bahwa pebisnis UMKM dan produk-produknya cukup banyak di Riau. Tentu saja produk-produk yang dihasilkan tidak kalah dengan yang ditemui di berbagai tempat wisata lainnya. Azzahra menyediakan tempat untuk menaruh barang dengan harga yang bersahabat bagi pebisnis UMKM yang biasanya masih mengandalkan dapur sendiri dan berjualan dari mulut ke mulut.

 Gambar 2. Aneka Produk yang Dipajang Bikin Ngiler, hehehe

Ditanya tentang tantangan di awal berdirinya Azzahra, Kak Alfa menjelaskan bahwa karena basic Caraka Corp bukan berjualan produk, namun event, tantangannya adalah harus belajar bagaimana manajemen toko yang sistemnya retail. “...harus tidak mau kalah dengan orang yang bertahun-tahun sudah punya toko.” Jelas Kak Alfa menambahkan.  Berbicara tentang manajemen, Kak Alfa menjelaskan lebih lanjut bahwa setiap orang punya target market masing-masing. “Azzahra bermain secara offline dan online sehingga pasarnya lebih luas. Mudah-mudahan orang semakin tahu .” Lanjut Kak Alfa. 

 Gambar 3. Aneka Produk di Meja Kasir tak Kalah Bikin Ngiler

Berikutnya, Kak Alfa juga berpesan bahwa orang yang datang ke Azzahra tidak harus membeli barang. “...bisa berbincang-bincang saja...”, Kak Alfa menambahkan. Mendengar hal tersebut SOWA langsung bahagia punya tempat asyik baru untuk dikunjungi, hihihi. Bagi yang belum tahu, Azzahra juga membuka kelas-kelas yang sifatnya ringan. “ Selain itu, Azzahra juga terbantu oleh aktivitas dari Relawan Muda Riau dan donasi tetap datang.” Kata Kak Alfa.

Respon masyarakat terbilang cukup baik apabila dilihat melalui instagram @azzahra_oleh2_riau. Walaupun tanpa beriklan atau membeli follower, azzahra sudah memiliki ratusan pengikut organik. Kak Alfa menerangkan bahwa yang menjadikan Azzahra berbeda dan spesial daripada gerai yang lain adalah Azzahra bukan hanya tempat untuk menaruh barang dan menjual, tetapi juga mengedukasi dan membina pebisnis UMKM yang ada di dalamnya. Contoh kecil yang sudah dilakukan adalah pengenalan terhadap teknologi pemesanan melalui Ojek Online sehingga jangkauan pemasaran lebih luas. Selain itu, Azzahra terus memotivasi dan memberikan feedback terhadap pebisnis UMKM agar tidak hanya berpikir untuk menjual produk yang itu-itu saja. “... memotivasi untuk inovatif dan kreatif. Ada konsultasi dengan Azzahra. Pembeli kami mintai feedback untuk penjual.” Jelas Kak Alfa. Pengalaman kurang berkenan selama Azzahra berjalan belum ada, namun Azzahra ingin memastikan agar stok barang selalu mencukupi sehingga pelanggan yang sudah datang tidak kecewa karena tidak mendapatkan produk yang diinginkan.

 Gambar 4. Kartu Nama dan Brosur sebagai Sarana Promosi

Rencana Azzahra untuk kedepannya adalah produk yang diwadahi semakin banyak, sekaligus menjalin kemitraan yang lebih luas. Azzahra ingin ada di setiap hotel, rumah sakit, maupun kemitraan dengan tour dan travel. Dengan adanya gerakan cinta produk lokal riau, diharapkan masyarakat lebih banyak memakai produk dan memberikan porsi untuk UMKM. “...karena UMKM akan tetap kecil kalau tidak ada yang membeli. “ Kak Alfa menambahkan.

Tanpa terasa waktu beranjak sore dan kami harus mengakhiri obrolan seru yang berlangsung sedari tadi. Kak Alfa berpesan bahwa bisnis, apabila dikelola bersama-sama dengan komitmen, efeknya akan lebih besar daripada berjualan secara pribadi saja. “Berjualan sendiri itu biasa, akan tetapi apabila ada orang yang juga menjual produk kita, akan luar biasa efeknya”. Kata Kak Alfa. “Azzahra pelan-pelan masih merapikan desain, mencari alternatif kemasan, mengurangi plastik. Azzahra pernah mencoba menggunakan koran bekas untuk pembungkus, tapi pandangan masyarakat masih miring. Padahal di luar negeri menggunakan barang bekas sudah mendapatkan apresiasi. Semoga kedepannya Azzahra menemukan solusi.” Kak Alfa menutup perbincangan sore hari dengan problematika yang mungkin perlu kita bantu untuk memikirkan.

 Gambar 5. Etalase Kue Kering menjelang Lebaran yang Menggiurkan

Sebelum berpamitan, SOWA tentu saja tidak lupa untuk jajan, hahaha (*modus sebenarnya terbongkar). Datang dengan tangan hampa, pulang dapat ilmu dan jajanan tentunya. Sampai bertemu lagi di SOWA TOUR edisi selanjutnya :D.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[MAY 2018] SOWA TOUR 1- Kyuu Architecture, Pekanbaru

Sabtu,12 Mei 2018, SOWA mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke salah satu konsultan arsitektur yang cukup terkenal di Kota Pekanbaru yaitu Kyuu Architecture. Kyuu Architecture berlokasi di Jl. Irkab no. 27 Pekanbaru. Ketika tiba di tempat tujuan, SOWA langsung diajak berkeliling dan diijinkan mengambil gambar.    Gambar 1. Pintu masuk area workshop Kyuu Architecture Dari luar, kantor Kyuu Architecture tampak seperti rumah tinggal pada umumya. Suasana ruangan baik ruang tamu maupun ruang kerja sangat homey bagaikan di rumah sendiri. Keberadaan tanaman hias di dalam ruangan ditambah suara kokok ayam yang terdengar bersahut-sahutan dari luar membuat SOWA merasa sedang berlibur di villa di pegunungan. Sejenak SOWA lupa sedang ada di Pekanbaru, apalagi dibuai dinginnya AC dan disuguhi minuman dingin yang langsung dipilih sendiri dari dalam kulkas. Yes, must have item di Pekanbaru, AC dan Kulkas.   Gambar 2. Kulkas dan dispenser penyejuk hati Setelah...

[BAHASA] MENENTUKAN UKURAN KOLOM, BALOK, SLOOF , DAK BETON DAN OVERSTAGE (KANTILEVER)

  Durasi 60 Menit Materi ini merupakan materi yang diajarkan pada saat rangkaian acara 1st Anniversary SOWA 16 November 2018 yang lalu, namun karena satu dan lain hal baru sempat dipublikasikan sekarang.  Struktur beton merupakan struktur yang paling sering digunakan namun banyak arsitek yang belum mengetahui bagaimana menentukan besaran struktur yang digunakan. SOWA merangkum secara sederhana rumus yang perlu diingat dalam menentukan dimensi struktur beton. Rumus-rumus tersebut antara lain: 1.        KOLOM Cara menghitung lebar kolom adalah lebar balok + 10 cm. Sebagai contoh, apabila lebar balok yang ditopang adalah 25 cm, maka kolom harus memiliki lebar 25+10 cm= 35 cm. Sebagai catatan tambahan, kolom dengan luas penampang sama memiliki kekuatan yang sama pula. Sebagai contoh, kolom kotak ukuran 30x30 cm, memiliki kekuatan yang sama dengan kolom persegi panjang berukuran 15x60 cm. Tidak masalah apabila bentuk kolom me...

[Monthly Exhibition] Agustus 2018- Ruang dalam Cat Air

Pada 24-30 Agustus 2018 yang lalu, SOWA bekerja sama dengan @kopikirapa dan @pekanbarucreative hub menyelenggarakan Pameran Bulanan Arsitek Wanita Agustus 2018 bertajuk "Ruang dalam Cat Air". Lokasi pameran seperti biasa dilaksanakan di Kedai Kopikirapa yang terletak di simpang Murai-Kuau Sukajadi, Pekanbaru. Pameran kali ini sedikit berbeda dengan pameran-pameran yang sudah diadakan sebelumnya. Selain merupakan pameran tunggal oleh arsitek sekaligus pelukis cat air berbakat asal Kota Surabaya yaitu Pingki Ayako, pada pameran kali ini juga dilaksanakan lelang karya dimana 50% hasil penjualan karya didonasikan untuk korban gempa bumi di Lombok. Berikut adalah karya-karya yang dipamerkan dalam lukisan tersebut: 1. Jl. Tunjungan, Surabaya     2. Cambium Cafe, Surabaya 3. Kalimas, Surabaya  4. Vila di Tretes, Pasuruan (kiri) dan 5. Gang Sebelah Rumah, Surabaya (Kanan) 6. Studio Arjuna, Surakarta (atas) dan 7. Pintu Air Jagir, Surabaya (bawah...