[DESEMBER 2018] SOWA TOUR 8 - Project Visit di RSIA Budhi Mulia Pekanbaru dalam Rangka 1st Anniversary SOWA
16 Desember 2018 yang lalu, dalam rangka 1st Anniversary, SOWA mengadakan kegiatan Project Visit di RSIA Budhi Mulia, Jl. Soekarno-Hatta, Pekanbaru. Project Visit ini merupakan agenda kegiatan pertama dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka 1st Anniversary SOWA dan diadakan khusus untuk internal SOWA. Agenda ini diikuti oleh 10 orang peserta.
Registrasi peserta dilaksanakan pada pukul 10.00 pagi di musholla RSIA Budhi Mulia yang menjadi area meeting point. Musholla ini memanjakan peserta dengan tiupan angin sepoi-sepoi yang membuat peserta tidak bosan menunggu kedatangan Kak Heidy dari Astameva selaku arsitek sekaligus pemandu kegiatan project visit ini. Acara dimulai tepat pukul 11.00 WIB.
Area pertama yang dikunjungi adalah Nurse station. Di Area ini, peserta mendapatkan informasi tentang apa saja yang harus diperhatikan dalam mendesain area Nurse Station. Hal yang paling menarik perhatian adalah meja di area Nurse Station yang memiliki ketinggian yang berbeda sehingga mampu mengakomodasi pengunjung dalam posisi berdiri sekaligus pengguna kursi roda.
Area selanjutnya adalah Kamar Rawat Inap VIP, Ruang Isolasi, dan Kamar Rawat Inap Suite. Kak Heidy menjelaskan apa saja yang diperlukan dalam kamar rawat inap dan eksekusinya dari sisi desain. Kamar Rawat Inap VIP & Suite di RSIA Budhi Mulia sepintas hampir tidak ada bedanya dengan kamar hotel, kecuali tentu saja penggunaan ranjang & peralatan penunjang medis yang digunakan. Pintu masuk kamar dan pintu kamar mandi juga memiliki perbedaan dari pintu standar, meliputi lebar dan arah bukaan pintu yang keluar agar mempermudah mobilisasi pasien dengan cepat. Ruang Isolasi, memiliki perbedaan dari kamar rawat inap biasa berupa partisi kaca & foyer yang dilengkapi peralatan sterilisasi. Selain itu, penghawaan di Ruang Isolasi tidak menggunakan AC, melainkan kipas angin biasa untuk mencegah penyebaran penyakit melalui saluran udara. Pastinya yang cukup mengagumkan, setiap kamar memiliki jendela dan view sehingga memungkinkan pencahayaan dan sirkulasi udara secara alami.
Puas melihat-lihat area kamar, peserta diajak menuju ke auditorium yang ada di lantai paling atas. Dalam perjalanan, rombongan diajak untuk mengamati koridor, ramp, elevator, penggunaan warna sebagai signage tiap lantai, serta tangga darurat yang dilengkapi dengan stiker untuk mengarahkan sirkulasi. Tangga juga dilengkapi dengan railling yang sengaja didesain dengan 2 pegangan dengan ketinggian berbeda sehingga baik orang dewasa maupun anak-anak dapat berpegangan ketika menggunakan tangga. Hal ini tentunya akan sangat menunjang proses evakuasi jika hal yang tidak diinginkan terjadi.
Auditorium memiliki beberapa pattern eye-catching yang susah untuk dilewatkan sebagai latar berfoto (hahaha). Tentu saja peserta tidak menyia-nyiakan waktu untuk berfoto bersama dengan background pattern iconic RSIA Budhi Mulia. Peserta juga diajak menikmati view Kota Pekanbaru dari balkon tersembunyi yang dapat diakses dari sebuah pintu yang juga tersembunyi di antara dinding Auditorium. Rasanya seperti masuk ke ruang rahasia :D
Menjelang akhir kegiatan, peserta diajak mengunjungi ruang bayi yang sayangnya tidak terbuka untuk umum. Jadi intip-intip dari luar saja. Selanjutnya, peserta diajak untuk mengunjungi ruang praktek dokter yang jauh dari kata menakutkan. Kegiatan project visit ini pun ditutup di Lobby dengan durasi 60 menit jalan kaki (lap keringat).Terima kasih kepada Kak Heidy sudah meluangkan waktunya dan sekali lagi membagi ilmunya. Sampai jumpa di SOWA TOUR tahun depan, hihi :)
Registrasi peserta dilaksanakan pada pukul 10.00 pagi di musholla RSIA Budhi Mulia yang menjadi area meeting point. Musholla ini memanjakan peserta dengan tiupan angin sepoi-sepoi yang membuat peserta tidak bosan menunggu kedatangan Kak Heidy dari Astameva selaku arsitek sekaligus pemandu kegiatan project visit ini. Acara dimulai tepat pukul 11.00 WIB.
Area pertama yang dikunjungi adalah Nurse station. Di Area ini, peserta mendapatkan informasi tentang apa saja yang harus diperhatikan dalam mendesain area Nurse Station. Hal yang paling menarik perhatian adalah meja di area Nurse Station yang memiliki ketinggian yang berbeda sehingga mampu mengakomodasi pengunjung dalam posisi berdiri sekaligus pengguna kursi roda.
Area selanjutnya adalah Kamar Rawat Inap VIP, Ruang Isolasi, dan Kamar Rawat Inap Suite. Kak Heidy menjelaskan apa saja yang diperlukan dalam kamar rawat inap dan eksekusinya dari sisi desain. Kamar Rawat Inap VIP & Suite di RSIA Budhi Mulia sepintas hampir tidak ada bedanya dengan kamar hotel, kecuali tentu saja penggunaan ranjang & peralatan penunjang medis yang digunakan. Pintu masuk kamar dan pintu kamar mandi juga memiliki perbedaan dari pintu standar, meliputi lebar dan arah bukaan pintu yang keluar agar mempermudah mobilisasi pasien dengan cepat. Ruang Isolasi, memiliki perbedaan dari kamar rawat inap biasa berupa partisi kaca & foyer yang dilengkapi peralatan sterilisasi. Selain itu, penghawaan di Ruang Isolasi tidak menggunakan AC, melainkan kipas angin biasa untuk mencegah penyebaran penyakit melalui saluran udara. Pastinya yang cukup mengagumkan, setiap kamar memiliki jendela dan view sehingga memungkinkan pencahayaan dan sirkulasi udara secara alami.
Puas melihat-lihat area kamar, peserta diajak menuju ke auditorium yang ada di lantai paling atas. Dalam perjalanan, rombongan diajak untuk mengamati koridor, ramp, elevator, penggunaan warna sebagai signage tiap lantai, serta tangga darurat yang dilengkapi dengan stiker untuk mengarahkan sirkulasi. Tangga juga dilengkapi dengan railling yang sengaja didesain dengan 2 pegangan dengan ketinggian berbeda sehingga baik orang dewasa maupun anak-anak dapat berpegangan ketika menggunakan tangga. Hal ini tentunya akan sangat menunjang proses evakuasi jika hal yang tidak diinginkan terjadi.
Auditorium memiliki beberapa pattern eye-catching yang susah untuk dilewatkan sebagai latar berfoto (hahaha). Tentu saja peserta tidak menyia-nyiakan waktu untuk berfoto bersama dengan background pattern iconic RSIA Budhi Mulia. Peserta juga diajak menikmati view Kota Pekanbaru dari balkon tersembunyi yang dapat diakses dari sebuah pintu yang juga tersembunyi di antara dinding Auditorium. Rasanya seperti masuk ke ruang rahasia :D
Menjelang akhir kegiatan, peserta diajak mengunjungi ruang bayi yang sayangnya tidak terbuka untuk umum. Jadi intip-intip dari luar saja. Selanjutnya, peserta diajak untuk mengunjungi ruang praktek dokter yang jauh dari kata menakutkan. Kegiatan project visit ini pun ditutup di Lobby dengan durasi 60 menit jalan kaki (lap keringat).Terima kasih kepada Kak Heidy sudah meluangkan waktunya dan sekali lagi membagi ilmunya. Sampai jumpa di SOWA TOUR tahun depan, hihi :)


mantab sekali, kalau nanti butuh informasi Sewa Proyektor Pekanbaru pada saat acara2 kami siap bantu ya, sukses terus acaranya
BalasHapus