Langsung ke konten utama

[MEI 2019] SOWA TOUR 13 - ASAL MUASAL SAMPAH DI KOTA PEKANBARU



SOWA TOUR kali ini mencoba menelusuri asal muasal kehadiran sampah di Kota Pekanbaru. Berdasarkan hasil investigasi (ehm), SOWA merangkum asal usul sampah yang dapat disimak sebagai berikut:

1. WAR WER! TUH SAMPAH TERBANG DILEMPAR DARI DALAM MOBIL GAES!
Jangan lihat buku dari sampulnya. Mampu beli mobil tapi tapi tidak mampu beli tempat sampah.

2. HYAH! SAMPAH DILEMPAR PENGENDARA MOTOR KE PINGGIR JALAN!
Sampah yang dibuang bervariasi, dari yang secuil sampai sekarung. Kadang yang secuil dilempar begitu saja sambil jalan. Sekarung dilempar bukan pada titik pengumpulan sampah, tetapi ke semak-semak, pinggir jalan, sungai, dan tempat-tempat lain yang tidak wajar.

3. TITIP TANPA PERMISI DI RUMAH ORANG LAIN!
Boro-boro kenalan dulu, langsung dikasih sampah. Pinternya kebangetan.

4. BUBAR PASAR, SAMPAHPUN MENJADI-JADI!
Baik pasar kaget maupun tidak kaget, sampahnya menjadi-jadi. Oknumnya baik penjual maupun pembeli.

Alhasil sampahpun bertebaran dimana-mana.

Ingat, sampahmu adalah tanggung jawabmu. Kalau merasa repot buang sampah, jangan nyampah.

"Apa gunanya petugas kebersihan? Nanti mereka nggak punya kerjaan? Nanti mereka makan gaji buta?"

Apa salahnya membantu meringankan beban kerja mereka? Setidaknya dengan membuang sampah pada tempatnya. Katanya mau jadi SMART CITY MADANI.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (2018) untuk wilayah Kota Pekanbaru, terdapat 379.97 ton sampah tidak terkelola setiap hari. Sementara yang berhasil ditimbun di TPA 365.23 ton/ hari. Pilihannya antara menambah jumlah tenaga dan fasilitas kebersihan menjadi dua kali lipat dari kondisi sekarang, atau mengurangi sampah yang dibuang. Apabila total sampah yang dihasilkan setiap hari kira-kira 745,2 ton (379.97+365.23) dibagi jumlah penduduk Kota Pekanbaru 1064566 jiwa, maka dapat disimpulkan setiap individu menghasilkan sampah kurang lebih 0.7 kg setiap harinya. Mengingat kapasitas pengelolaan sampah di Pekanbaru, setiap individu harus mengurangi setengah sampah yang dihasilkan menjadi 0.35 kg per hari. Mengurangi sampah bisa dimulai sekarang juga sedangkan menambah kapasitas pekerja entah kapan akan terealisasi. Mari diet sampah mulai sekarang! Jangan tunda nanti :)

Sekian SOWA TOUR edisi kali ini. Sampai jumpa di SOWA TOUR bulan depan! Apabila ada yang mau ditambahkan silakan tulis di kolom komentar :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[MAY 2018] SOWA TOUR 1- Kyuu Architecture, Pekanbaru

Sabtu,12 Mei 2018, SOWA mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke salah satu konsultan arsitektur yang cukup terkenal di Kota Pekanbaru yaitu Kyuu Architecture. Kyuu Architecture berlokasi di Jl. Irkab no. 27 Pekanbaru. Ketika tiba di tempat tujuan, SOWA langsung diajak berkeliling dan diijinkan mengambil gambar.    Gambar 1. Pintu masuk area workshop Kyuu Architecture Dari luar, kantor Kyuu Architecture tampak seperti rumah tinggal pada umumya. Suasana ruangan baik ruang tamu maupun ruang kerja sangat homey bagaikan di rumah sendiri. Keberadaan tanaman hias di dalam ruangan ditambah suara kokok ayam yang terdengar bersahut-sahutan dari luar membuat SOWA merasa sedang berlibur di villa di pegunungan. Sejenak SOWA lupa sedang ada di Pekanbaru, apalagi dibuai dinginnya AC dan disuguhi minuman dingin yang langsung dipilih sendiri dari dalam kulkas. Yes, must have item di Pekanbaru, AC dan Kulkas.   Gambar 2. Kulkas dan dispenser penyejuk hati Setelah...

[BAHASA] MENENTUKAN UKURAN KOLOM, BALOK, SLOOF , DAK BETON DAN OVERSTAGE (KANTILEVER)

  Durasi 60 Menit Materi ini merupakan materi yang diajarkan pada saat rangkaian acara 1st Anniversary SOWA 16 November 2018 yang lalu, namun karena satu dan lain hal baru sempat dipublikasikan sekarang.  Struktur beton merupakan struktur yang paling sering digunakan namun banyak arsitek yang belum mengetahui bagaimana menentukan besaran struktur yang digunakan. SOWA merangkum secara sederhana rumus yang perlu diingat dalam menentukan dimensi struktur beton. Rumus-rumus tersebut antara lain: 1.        KOLOM Cara menghitung lebar kolom adalah lebar balok + 10 cm. Sebagai contoh, apabila lebar balok yang ditopang adalah 25 cm, maka kolom harus memiliki lebar 25+10 cm= 35 cm. Sebagai catatan tambahan, kolom dengan luas penampang sama memiliki kekuatan yang sama pula. Sebagai contoh, kolom kotak ukuran 30x30 cm, memiliki kekuatan yang sama dengan kolom persegi panjang berukuran 15x60 cm. Tidak masalah apabila bentuk kolom me...

[Monthly Exhibition] Agustus 2018- Ruang dalam Cat Air

Pada 24-30 Agustus 2018 yang lalu, SOWA bekerja sama dengan @kopikirapa dan @pekanbarucreative hub menyelenggarakan Pameran Bulanan Arsitek Wanita Agustus 2018 bertajuk "Ruang dalam Cat Air". Lokasi pameran seperti biasa dilaksanakan di Kedai Kopikirapa yang terletak di simpang Murai-Kuau Sukajadi, Pekanbaru. Pameran kali ini sedikit berbeda dengan pameran-pameran yang sudah diadakan sebelumnya. Selain merupakan pameran tunggal oleh arsitek sekaligus pelukis cat air berbakat asal Kota Surabaya yaitu Pingki Ayako, pada pameran kali ini juga dilaksanakan lelang karya dimana 50% hasil penjualan karya didonasikan untuk korban gempa bumi di Lombok. Berikut adalah karya-karya yang dipamerkan dalam lukisan tersebut: 1. Jl. Tunjungan, Surabaya     2. Cambium Cafe, Surabaya 3. Kalimas, Surabaya  4. Vila di Tretes, Pasuruan (kiri) dan 5. Gang Sebelah Rumah, Surabaya (Kanan) 6. Studio Arjuna, Surakarta (atas) dan 7. Pintu Air Jagir, Surabaya (bawah...