Senin, 16 Maret 2020 yang lalu,
sebanyak 33 peserta mengikuti kegiatan Fieldtrip di Bioskop CGV Holiday, Jl.
Sultan Syarif Qasim, Pekanbaru, yang dinisiasi oleh SOWA. Peserta berasal dari
berbagai latar belakang pendidikan maupun profesi yang seluruhnya adalah wanita
yang memiliki minat di bidang Arsitektur, khususnya Arsitektur Bioskop.
Kegiatan ini diinisiasi mengingat minimnya literatur yang memuat Arsitektur
Bioskop yang tersedia. Melalui kegiatan ini, peserta dapat melihat dan belajar
tentang sejarah CGV Holiday, manajemen, dan Arsitektur Bioskop secara langsung
dari pihak pengelola CGV Holiday.
Registrasi dilaksanakan mulai
pukul 12.40 s.d. pukul 13.00 WIB. Selanjutnya, peserta dipersilakan untuk masuk
ke ruangan untuk kegiatan Nobar film Bloodshot yang ditentukan dari hasil
polling diantara peserta fieldtrip. Setelah film selesai, peserta dipersilakan
menunggu kedatangan Pak Yovi dari CGV Holiday yang akan memimpin fieldtrip.
SOWA merangkum ilmu yang
didapatkan setelah pelaksanaan kegiatan fieldtrip ini, antara lain:
SEJARAH CGV HOLIDAY
Awalnya bernama Holiday 88 dan
berdiri pada tahun 1991. Bioskop ini kemudian berubah nama menjadi CGV Holiday
pada tahun 2019. Pemilik sekaligus pendiri bioskop adalah Bpk. Gunawan yang
tinggal tidak jauh dari lokasi bioskop.
Bioskop ini cukup unik mengingat
gedungnya yang berdiri sendiri, tidak berada di Mall. Bioskop ini memiliki ‘Warung
Mie’ yang makanan dan minumannya bisa di bawa masuk ke dalam area teater
seperti suasana menonton di dalam rumah. Berdasarkan penjelasan Pak Yovi, ‘Warung
Mie’ hanya ada di bioskop CGV tertentu saja dan syarat lokasinya tidak boleh di
dalam Mall. Hmm, jadi kebayang wanginya, kan :)
KAPASITAS BIOSKOP
Bioskop ini memiliki 4 ruangan
teater dengan kapasitas terbesar adalah teater 2 yang memiliki 300 kursi. Walaupun
setelah menjadi CGV Holiday dilakukan renovasi interior sesuai ketentuan dari CGV
yang berasal dari Korea Selatan, tidak ada perubahan signifikan pada layout
ruang dan kursi kecuali warna kursinya yang berwarna-warni dengan bordir logo
CGV. Suasana ini membangkitkan kenangan bagi yang pernah menonton di sini waktu
CGV Holiday masih Holiday 88.
PROGRAM RUANG
Program ruang kawasan berupa
Bioskop CGV Holiday, Area Parkir, dan Pujasera 88 yang berada di belakang.
Selain itu, terdapat Pos Security, Musholla, Toilet, dan area untuk utilitas.
Program Ruang yag ada di dalam bioskop yang dapat diakses oleh umum meliputi
Hall, R. Ticketing, Counter Makanan & Minuman, Waroeng Mie, Teater, Toilet
Perempuan dan Toilet Laki-laki. Sementara ruang yang hanya dapat diakses oleh
karyawan adalah R. Pemutaran Film, Kantor, Gudang, R. Istirahat Karyawan dan Pantry
untuk Karyawan. Total karyawan yang bertugas termasuk petugas kebersihan kurang
lebih berjumlah 30 orang yang bekerja dengan sistem shift.
RUANG PEMUTARAN FILM
Terdapat 1 Ruang Pemuataran Film
yang terpisah untuk setiap teater. Peserta fieldtrip tidak diijinkan untuk
memasuki ruangan tersebut karena peralatan yang mahal. Bahkan tidak semua
karyawan CGV Holiday memiliki akses ke Ruang Pemutaran Film. Walaupun begitu,
SOWA mendapatkan bocoran apa saja yang ada di dalamnya yaitu Proyektor FIlm, Server,
Komputer untuk monitoring, dan Amplifier. Mesin yang ada di dalamnya berukuran
cukup besar sebesar mesin mobil. AC di ruangan tidak boleh dimatikan dan hanya
operator yang memiliki akses. Ruang Pemutaran Film dapat digunakan oleh maksimal
3 orang operator.
Apabila listrik mati, tidak perlu
khawatir film terpotong karena terdapat UPS yang bertahan untuk tetap memutar
film selama 30 menit dan juga generator dengan kapasitas yang besar yang
dideskripsikan oleh Pak Yovi sebesar kapal, hihihi. Selain itu, tidak perlu
khawatir film dibatalkan karena walaupun tidak ada penonton CGV Holiday
berkomitmen untuk tetap memutar film yang sudah ada dijadwalkan.
RUANG TEATER
Pintu masuk dan keluar dibuat
satu pintu agar mata pengunjung tidak kaget ketika berpindah ruang. Terdapat
pintu darurat yang langsung terhubung ke luar bioskop apabila terjadi kejadian
yang tidak diinginkan seperti kebakaran. Pegunjung selalu diminta untuk
mengetahui lokasi pintu darurat ketika memasuki ruangan teater. Terdapat CCTV untuk
mengawasi pengunjung dan gelap bukan berarti tidak terlihat karena CCTV
sekarang sudah ada infrared.Tidak lupa jika menengok ke dinding belakang ada lubang besar dan kecil. Lubang yang kecil untuk proyektor film sedangkan lubang yang besar untuk digunakan petugas mengintip situasi di dalam bioskop.
Terdapat peredam suara berbentuk
panel di dinding. Peredam tersebut cukup tebal di kisaran 10 cm. Layar film
tidak boleh dipegang mengingat harganya yang mahal dan layar tersebut merupakan
layar khusus untuk bioskop. Speaker yang digunakan adalah Dolby 7.1 yang
memiliki saluran suara lebih banyak yaitu delapan berupa 3 saluran di kiri, 3
saluran di kanan, 1 di tengah, dan 1 subwoofer. Mungkin sambil menonton bagi
yang penasaran dapat mengamati posisi speaker tersebut di dinding teater,
hihihi.
Sekian SOWA Tour kali ini. Bagi
yang ingin melaksanakan Fieldtrip maupun Event dapat langsung menghubungi pihak
CGV Holiday untuk melakukan reservasi. Sampai bertemu lagi di bulan berikutnya!






Komentar
Posting Komentar